Selasa, 13 September 2016

DIAM DAN BICARA

Alangkah indahnya DIAM,
Bila BICARA dapat menyakiti orang lain.

Alangkah terhormatnya DIAM,
Bila BICARA hanya untuk merendahkan orang lain.

Alangkah bagusnya DIAM,
Bila BICARA hanya berakibat terhinanya orang lain.

Alangkah cerdiknya DIAM,
Bila BICARA dapat menjerumuskan orang lain.

Alangkah bijaknya DIAM,
Bila BICARA hanya untuk merugikan usaha orang lain.

AKAN TETAPI :

Betapa dahsyatnya BICARA,
Bila DIAM dapat mengakibatkan celakanya orang lain.

Betapa sakitnya BICARA,
Bila DIAM dapat menjadikan ruginya orang lain.

Betapa hebatnya BICARA,
Bila DIAM dapat membuat tidak sadarnya kesalahan yang terus dilakukan orang lain.

Betapa pentingnya BiCARA,
Bila DIAM dapat mengakibatkan semakin bodohnya orang lain.

MAKA BERHIKMATLAH :

Kapan DIAM dan kapan BICARA, sebab keduanya sama2 dapat menimbulkan akibat.

Betapa TAJAM nya kata2 kita saat kita marah

Dan betapa TEDUH nya kata2 kita saat kita sedang senang hati.

KARENA DIAM ADALAH EMAS

BERBICARA ADALAH MUTIARA

DAN

HIKMAT LEBIH BERHARGA DARI PADA PERMATA

Sabtu, 10 September 2016

CEPAT SEMBUH UMMI KU SAYANG

Ya Allah yaa Rahman yaa Rahiiim...

Tanggal 10 
Jam 10 
Umiku oprasi mata...

Alhamdulillah ya Allah akhirnya si Umi jadi untuk oprasinya. meskipun menurutku dengan proses yang sangat rumit dan menguras air mata tapi Aku tetap semangat dalam mengurus semua prosesnya karna semua demi Umiku. yang penting Umi bisa jadi dioprasi agar bisa melihat normal kembali kedua matanya dan tidak melihat dengan buram mata sebelah kanan nya.

Bagiku Hari ini adalah hari yang bersejarah untuk kedua kalinya dalam hidup ku. Karna untuk kedua kalinya ini aku menunggu didepan ruang oprasi menunggu hasil oprasi Umiku.

Perasaan ini bercampur aduk tapi yang pasti rasa sedih selalu menyelimuti hati ini ya Rabb.
Tapi disaat seperti ini yang harus Aku lakukan adalah berpikiran positif dan selalu menegarkan hati ini untuk bisa selalu sabar dan ikhlas dalam menerima hasilnya.

Ketika melihat Umi ku terbaring sakit diatas ranjang, yang hanya bisa ku perbuat adalah Mendo'akannya dan merawatnya dengan segenap kemampuan ku.

Dan dibawah ini ada sebuah Puisi dan Do'a untuk Umiku Tersayang. 


CEPAT SEMBUH UMMI KU SAYANG

Umi...
Menatapmu....sesekali ku tersenyum bahagia, karena Aku masih bisa melihatmu didepan mataku, karena Aku masih bisa menyentuhmu dan memelukmu. Namun sesekali air mataku ini terjatuh ketika ku sadar bahwa dirimu terbaring lemas dengan sakitmu, air mata tak tertahan karena sakitmu itu adalah sakitku juga.

Umi...
Tak bisakah kau kuatkan dirimu untuk masih bisa melihatku?
Melihat anakmu tumbuh dewasa dan sukses seperti apa yang selalu kau ucapkan padaku.

Umi...
Melihatmu terbaring hatiku menangis tersedu Seakan ikut terbawa, merasakan rasa sakitmu.

Umi...
Andaikan Aku bisa Aku ingin mengambil separuh dari rasa sakitmu
Untuk mengurangi derita yang sedang mengikatmu.

Umi...
Aku akan berdoa untuk kesembuhanmu
Dan akan bersujud memohon kepada yang maha Menyembuhkan
Mengharap belas kasihan semoga Dia berkenan mengangkat sakitmu dan menggantinya dengan kesembuhan.

Yang terpenting adalah tetap bersabar dan terus bertahan karena sehat dan sakit adalah bagian dari kehidupan.

Umi...
Ambillah hikmah dari setiap kejadian bahwa kesehatan harus selalu kita utamakan.

Umi...
Aku disini akan selalu menunggumu dan nenemani hingga hilang semua sakitmu.
Ijinkan Aku berbakti membalas sedikit kasih sayangmu walaupun tak akan pernah setara dengan banyaknya kasih sayangmu kepadaku.

Umi...
Setiap detik ku bersamamu takkan pernah Aku lupakan itu. Karna Umi adalah Umi terbaik untukku.

"Dan semoga sakit mu ini menjadi penghapus dosa-dosa mu Umi"


Aku berharap dan memohon padamu ya Rabb setelah Umi selesai oprasi mata ini kau bisa mengembalikan penglihatan si Umi untuk bisa melihat dengan normal kembali dan mengembalikan penglihatan Umi supaya tidak buram seperti sebelum oprasi.
Amin ya Allah ya Robbal Alamiiin 

Do'a ku selalu tercurahkan untukmu Ummiii....