Selasa, 22 Agustus 2017

ASSALAMU'ALAIKUM BULAN DZULHIJJAH

Keutamaan Puasa Dzulhijjah (Idul Adha), 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
Awal Dzulhijjah, Waktu Utama Beramal Shalih.
Intinya, awal Dzulhijjah adalah waktu utama untuk beramal shalih. Di antara dengan banyak dzikir, bertakbir, dan termasuk pula berpuasa. 

PUASA DZULHIJJAH
Puasa Dzulhijjah dilakukan sejak pada tanggal 1 Dzulhijjah hingga tanggal 7 Dzulhijjah. Adapun niat untuk melaksanakan puasa Dzulhijjah adalah: 
Nawaitu shauma syahri Dzilhijjah sunnatan Lillahita’aala” 
Yang artinya : ‘Niat saya puasa bulan Dzulhijjah Sunnah karena Allah Ta’ala.’

Puasa Dzulhijjah memiliki keutamaan tersendiri di setiap harinya seperti :

Tanggal 1 Dzulhijjah
Allah mengampuni Nabi Adam di Arafah, maka yang berpuasa di hari ini pun akan diampuni dosa-dosanya.
Tanggal 2 Dzulhijjah
Allah mengabulkan do’a Nabi Yunus dan mengeluarkannya dari perut ikan nun, maka orang yang berpuasa di hari ini sama seperti beribadah dan berpuasa 1 tahun tanpa maksiat.
Tanggal 3 Dzulhijjah
Allah mengabulkan do’a Nabi Zakariya, maka orang yang berpuasa di hari ini akan dikabulkan do’anya.
Tanggal 4 Dzulhijjah
Nabi Isa dilahirkan, Maka orang yang berpuasa di hari ini akan dihilangkan kesusahan dan juga dikumpulkan bersama orang mulia di hari kiamat.
Tanggal 5 Dzulhijjah
Nabi Musa dilahirkan dan dimuliakan munajatnya, maka orang yang berpuasa dihari ini akan terlepas dari sifat munafik dan siksa kubur.
Tanggal 6 Dzulhijjah
Allah membukakan pintu kebaikan semua Nabi, maka orang yang berpuasa di hari ini akan dipandang Allah dengan penuh rahmat dan kasih sayang.
Tanggal 7 Dzulhijjah
Pintu neraka jahannam dikunci dan tidak akan dibuka sebelum berakhir pada 10 Dzulhijjah, maka orang yang berpuasa dihari ini akan dihindarkan dari 30 pintu kemelaratan dan kesukaran dan dibukakan 30 pintu kemudahan untuknya. 

PUASA TARWIYAH 
Puasa Tarwiyah dilakukan berkelanjutan dengan puasa Dzulhijjah, yaitu pada tanggal 8 Dzulhijjah. Adapun niat untuk berpuasa Tarwiyah adalah: 
“Nawaitu Shaumat Tarwiyata Sunnatan Lillahita’aala”
Yang artinya : ‘Niat saya berpuasa Tarwiyah Sunnah karena Allah Ta’ala’
  • Keutamaan puasa Tarwiyah adalah dapat menghapuskan dosa selama satu tahun.
PUASA ARAFAH 
Terakhir adalah puasa Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, bertepatan dengan ibadah wukuf di Arafah yang dilakukan pada jama’ah haji. Adapun niat untuk berpuasa Arafah adalah : 
“Nawaitu Shauma Arafata Sunnatan Lillahita’aala”
Yang artinya:’Niat saya puasa Arafah sunnah karena Allah ta’aala’ 
  • Keutamaan dari puasa Arafah adalah dihapuskan dosa selama dua tahun, yaitu setahun kebelakang dan setahun kedepan.
Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Dan puasa Asyuro (10 Muhrram) akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Cara melakukan puasa awal Dzulhijjah
  • Boleh lakukan dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah, lebih utama lagi puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
  • Boleh lakukan dengan memilih hari yang diinginkan, yang penting jangan tinggalkan puasa Arafah. 
Niat puasanya bagaimana?
Boleh ga niatnya pake bahasa kita sendiri?
Niat Boleh cukup dalam hati karena maksud niat adalah keinginan untuk melakukan amalan. 

Semoga dimudahkan beramal shalih di awal Dzulhijjah. Karena amalan shalih di awal Dzulhijjah dapat mengalahkan jihad.

Subhanallah. Semoga kita selalu termasuk ke dalam hamba-hambanya yang beramal shalih. Aamiin
Untuk itu yuuuk kita berpuasa sunnah dibulan Dzulhijjah.
SEMANGAT BERAMAL SHALIH!!!